Ilustrasi berinvestasi bunga deposito bank

Memulai Investasi dengan Aman Melalui Deposito Bank

Siapa yang tak mengenal bank? Tentu hampir setiap orang mengenal apa itu bank. Terlebih karena banyaknya perusahaan perbankan yang berdiri di Indonesia, membuat banyak orang paham akan fungsi dari keberadaan bank di sekitar rumah.Bagi banyak orang, bank menjadi pilihan terbaik dalam menyimpan uang dalam jumlah yang besar. Hal ini dibuktikan dari banyaknya konglomerat yang masih memanfaatkan keberadaan bank untuk menyimpan hartanya. Tentu penyimpanan uang dalam jumlah yang banyak tidak bisa dilakukan begitu saja. Apalagi tingkat keamanan yang tidak terjamin jika disimpan di sembarang tempat. Tak sedikit pula yang menggunakan bank untuk berinvestasi dalam bentuk deposito untuk mendapat bunga deposito bank.

Tidak hanya itu, bank juga kerap digunakan oleh masyarakat untuk mengirim atau membayar biaya yang menyangkut kehidupan. Misalnya digunakan untuk pembayaran biaya belanja online,, untuk membayar biaya sekolah, untuk mengirim sanak saudara yang jauh, dan masih banyak lagi. Meski saat ini semua permasalahan tersebut dapat terselesaikan melalui ATM atau internet banking, namun masih saja ada banyak orang yang lebih memilih untuk mengirimkannya melalui teller bank.

Berbicara mengenai dunia perbankan, pernahkah Anda mendengar beberapa produk yang ditawarkan oleh bank? Jika belum, mari kita bahas bersama. Bank memiliki dua produk unggulan yang kerap ditawarkan kepada nasabahnya. Produk yang pertama berkaitan dengan tabungan berjangka panjang yang nantinya akan masuk dalam kategori debit, dan produk deposito. Istilah produk deposito terkadang masih terdengar asing di telinga sebagian orang. 

Deposito merupakan salah satu produk perbankan yang menawarkan kegiatan investasi bagi nasabahnya. Dalam dunia deposito juga dikenal bunga deposito bank yang nilainya tentu akan berbeda pada tiap bank. Nilai bunga deposito yang berlaku pada bank yang berjalan di Indonesia, biasanya berkisar antara 3% hingga 5,25%. Perbedaan nilai bunga yang terdapat dalam tiap bank tentu akan membedakan total hasil yang akan Anda dapatkan ketika berinvestasi.

Dengan memilih bank dengan nilai investasi yang tepat, tentu Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan harapan. Itu dia beberapa informasi mengenai bunga deposito bank yang berjalan di Indonesia dan bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda. Semoga informasinya bermanfaat.

berikut adalah perbedaan reksadana dan saham yang perlu kita ketahui

Apa yang Membedakan Saham dan Reksadana?

Perbedaan reksadana dan saham—Bagi Anda yang gemar melakukan investasi, tentu sudah tidak asing lagi dengan apa yang disebut dengan saham dan apa pengertian reksa dana. Keduanya erat kaitannya dengan proses investasi yang kita lakukan di perusahaan. Proses investasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang kemudian menjadi persamaan dan perbedaan reksadana dan saham. Lalu, apa persamaan dan perbedaan saham dan reksa dana?

Persamaan saham dan reksadana

Baik saham maupun reksadana, keduanya mengajak kita untuk menginvestasikan sebagian dana yang kita miliki agar dana tersebut tidak habis. Investasi ini kita lakukan di perusahaan yang menurut kita aman, memiliki prospek ke depan yang bagus, banyak menampilkan inovasinya, sehingga usaha yang kita jalankan dengan berinvestasi akan mendapatkan profit. Cermat dalam memilih perusahaan tempat kita akan melakukan tanam saham atau reksadana sangatlah penting karena ini berhubungan dengan dana yang kita tanamkan, apakah dalam keadaan aman ataukah sebaiknya. 

Perbedaan reksadana dan saham

Saham

Saham adalah bukti kepemilikan kita atas perusahaan tertentu yang persentasenya sesuai dengan seberapa besar biaya yang kita keluarkan untuk investasi. Dana yang dikeluarkan untuk pembukaan rekening saham setidaknya minimal 5 juta rupiah hingga mencapai angka puluhan juta rupiah. Dana tersebut dikelola secara mandiri oleh pemilik saham sehingga Anda tidak lagi membutuhkan biaya tambahan untuk agen pengelola sebagaimana saat Anda menggunakan atau menanam saham di reksadana. Karena saham dikelola sendiri, profitnya pun dimiliki sendiri oleh pemegang saham, maka secara risiko pun sangat besar, namun ini bisa diatasi dengan cara mencermati perusahaan apa mana yang menawarkan inovasi yang menarik.  

Reksadana

Lain halnya dengan reksa dana,  dana yang dikeluarkan bisa di bilang minim dan bisa dilakukan oleh siapapun termasuk mahasiswa, dana tersebut selanjutnya akan dikelola oleh pihak agen yang ditunjuk dan dibiayai secara langsung oleh anggota reksadana. Risikonya pun tidak sebesar saat Anda menggunakan saham yang sebanding dengan profit yang terbatas dibandingkan dengan saat mengelola saham. 

Reksa dana dalam kenyataannya di bagi menjadi beberapa jenis, di Indonesia, beberapa jenis reksa dana antara lain adalah reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran dan reksadana saham. 

Bagi Anda yang saat ini sedang berusaha untuk menginvestasikan dana yang dimiliki, ada baiknya jika Anda mempertimbangkan secara matang jenis investasi yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hal penting yang perlu diingat adalah, saat memilih pihak perusahaan yang akan dibeli sahamnya, ada baiknya jika Anda lebih cermat dalam melihat profil perusahaan, lebih mengamati apa saja prospek dan inovasi yang dilakukan untuk memastikan usaha Anda dalam tanam modal ini memberikan profit yang jelas dan besar kepada Anda.