Cara Menghitung Rangka Atap Baja Ringan dengan cara yang mudah

Cara Mudah Menghitung Nominal Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan

Keberadaan rangka atap baja ringan memang sudah mendapatkan popularitas di kalangan masyarakat. Hal ini tidak lain karena kelebihan yang dimilikinya, sehingga sangat cocok untuk diaplikasikan dalam sebuah hunian yang sedang dibangun atau direnovasi. Tidak hanya itu saja, penggunaan rangka atap baja ini cenderung juga mampu menurunkan permasalahan korosi.

Menyikapi hal tersebut, tidak mengherankan jika kini banyak orang yang cenderung memilih rangka atap baja ringan yang berkualitas. Untuk itu, kini banyak toko bangunan yang menyediakan berbagai kualitas dari rangka atap baja tersebut untuk kemudian dijadikan sebagai pilihan.

Tindakan ini dilakukan tidak lain untuk membantu dalam membuat suatu perencanaan yang benar-benar matang. Dengan adanya perencanaan tersebut, nantinya semua tidak akan meleset jauh di luar perhitungan. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui perhitungan yang benar. Padahal, untuk menghitung biaya rangka atap baja ringan tersebut sangatlah mudah.

Disebutkan bahwa untuk perhitungannya bisa dilakukan dengan melalui beberapa tahapan perhitungan berikut ini. Perhatikan baik-baik untuk kemudian bisa Anda jadikan sebagai referensi cara menghitung rangka atap baja ringan.

  1. Hitunglah luas dari atap rumah Anda dengan mengkalikan panjang dan lebar. Misalnya, jika panjang dan lebarnya adalah 8 x 12 meter, maka luas rumah tersebut adalah 96 meter persegi.
  2. Selanjutnya, untuk diketahui bahwa setiap atap sudah pasti memiliki overstack sebesar 0,5m yang ada pada bagian depan, belakang, kanan dan kiri. Untuk sudut kemiringan atap diibaratkan sebesar 30 derajat.
  3. Menentukan LAR (Luas Atap Rumah) dilakukan dengan mengkalikan panjang dan lebar kemudian dibagi dengan cosinus derajat kemiringan atap. Dengan demikian, maka didapatkan

(8m + overstack kanan dan kiri 1m) x (10m + overstack depan belakang 1m)/cos 30°
= (9m x 11m) : 0,866
= 114,32 m2

  1. Lakukan penghitungan atas biaya rangka atap baja ringan dengan memperhatikan harga baja ringan yang dibandrol sekitar Rp 150,000/m2 dan harga genteng metal sebesar Rp 100,000/m2. Dengan demikian, maka:

= (LAR x harga baja ringan per meter persegi) + (LAR x harga penutup atap per meter persegi)
= (114,32 m2 x Rp 150,000) + (114,32 m2 x Rp 100,000)
= Rp 17,148,000 + Rp 11,432,000
= Rp 28,580,000

Jadi, bisa disimpulkan untuk biaya rangka atap baja ringan rumah yang berukuran 8m x 10m adalah Rp 28,580,000. Oleh sebab itu, bagi Anda yang memang menginginkan untuk merenovasi atau membangun rumah dengan ukuran tersebut, Anda harus mempersiapkan dana sebesar tersebut di atas untuk keperluan atap saja.